Paket Softaculous

Menginstall WordPress Dengan Softaculous

Layanan hosting yang ada saat ini hampir semuanya sudah menyediakan software penginstal aplikasi web dan CMS secara otomatis langsung dari cPanelnya. Auto script installer yang banyak dipakai salah satunya adalah softaculous. Dengan adanya softaculous proses pembuatan web dengan CMS seperti WordPress menjadi sangat mudah. Tidak hanya itu, selain mudah juga sangat cepat, cukup beberapa menit bahkan beberapa detik saja.

Pada kesempatan kali ini kami akan memandu anda untuk mencoba membuat web dengan WordPress menggunakan penginstal skrip otomatis ini. Selain WordPress juga ada banyak sekali aplikasi web lainnya yang dapat dipasang langsung dengan softaculous. Baik, sekarang silakan pelajari dan ikuti panduan kami berikut ini.

  1. 1.0.0
    1. 1.1.0
    2. 1.2.0
  2. 2.0.0
    1. 2.1.0
    2. 2.2.0
      1. 2.2.1
      2. 2.2.2
      3. 2.2.3
      4. 2.2.4
      5. 2.2.5
      6. 2.2.6
      7. 2.2.7
    3. 2.3.0
  3. 3.0.0

Pendahuluan

Agar anda lebih mengenal auto script installer yang satu ini, sedikit akan kami jelaskan dulu tentang apa itu softaculous dan apa keuntungannya menginstal CMS menggunakan installer otomatis.

Tentang Softaculous

Apa itu softaculous? Softaculous adalah installer otomatis untuk cPanel dan DirectAdmin. Sebenarnya ada beberapa installer otomatis seperti ini, namun softaculous punya keunggulan. Salah satu kelebihannya adalah kecepatan dalam mengeksekusi dan memproses penginstalan. Selain itu softaculous juga dirancang dengan baik untuk menjalankan instalasi dalam satu langkah mudah.

Di dalam softaculous ada banyak sekali puluhan bahkan bisa ratusan CMS dan software aplikasi web siap pasang yang bisa dipilih. Beberapa diantaranya yang sangat populer seperti WordPress, Drupal, Joomla, dan masih banyak sekali yang lainnya. Bukan hanya CMS untuk blogging dan web builder, tapi ada juga mesin forum, aplikasi sosial media, framework, dan sebagainya.

Keuntungan Menginstall WordPress Menggunakan Installer Otomatis

Ada beberapa keuntungan dari penggunaan fitur ini dalam pemasangan CMS seperti WordPress. Seperti yang kami sebutkan tadi, karena ringan, mudah, dan cepat, maka dipastikan kita lebih hemat tenaga waktu dan pikiran dalam membangun website.

Jika anda seorang pemula, akan sangat terbantu dengan adanya fitur ini. Karena apabila menginstall WordPress secara manual anda harus mendownload installer sendiri, mengupload dan mengekstrak ke server hosting, kemudian menjalankan instalasi dengan melalui tahap konfigurasi. Dan untuk mengkonfigurasinya harus membuat database MySQL terlebih dahulu.

Bandingkan jika semuanya dilakukan secara otomatis dalam sekali proses, bukankah jauh lebih praktis?

Langkah-Langkah Menginstall WordPress Dengan Softaculous

Sekarang kita menuju topik pembahasan kali ini. Langsung saja anda login ke cPanel hosting gratis yang kita buat pada panduan-panduan sebelumnya. Setelah masuk di dashboard / kontrol panel hostingnya, cari menu Softaculous Apps Installer.

Buka Softaculous & Pilih WordPress

Softaculous Apps Installer

Setelah membuka menu tersebut anda akan dialihkan ke halaman pilihan aplikasi web untuk diinstall. Pilih WordPress, (paling atas sebelah kiri) kemudian klik install.

Klik Install

Mengkonfigurasi Pemasangan

Setelah terbuka halaman konfigurasi bisa memilih quick install untuk langsung menyelesaikan pemasangan dalam sekali klik, tapi kita konfigurasi manual saja agar bisa melakukan sedikit penyesuaian pra instalasi. Ada beberapa segmen yang perlu kita sesuaikan di sini.

Software Setup

Pilih versi teratas (terbaru) yang tersedia, dalam contoh ini versi tertingginya WordPress 5.1.1, kemudian untuk choose protocol sementara pilih http saja, karena kita belum punya sertifikat ssl. Lain kali akan kami jelaskan bagaimana cara mengubah instalasi WordPress yang awalnya http menjadi https dengan sertifikat ssl gratis.

Perhatikan pada choose domain, di sini silakan anda pilih pada sub domain yang kita buat pada materi panduan sebelumnya: Membuat Sub Domain Gratis Dengan Banyak Pilihan. Pada contoh kami buat sub domain panduan.iblogger.org, langsung saja dipilih.

Pada kolom in directory hapus “wp”, biarkan kosong saja. Artinya WordPress akan di install di root directory (htdocs) agar lebih mudah, mungkin pada kesempatan lain akan kami tunjukkan cara menjalankan WordPress dalam sub direktori atau folder tersendiri.

Lebih jelasnya lihat contoh gambar, sesuaikan domainnya dengan yang anda buat. Jika belum membuat, cari panduannya di sini.

Software Setup

Site Settings

Buat nama website yang ingin anda buat dan juga deskripsi singkatnya, sebagai moto situs anda. Pilihan Enable Multisite (WPMU) jangan dicentang atau abaikan saja. Itu fungsinya untuk membuat multi situs, ini juga akan kami bahas lain kali. Kita langsung lanjut saja.

Site Settings

Admin Account

Ini bagian yang perlu diperhatikan. Data inilah yang akan dipakai untuk login ke dashboard (admin area) WordPress. Buat username, password, dan masukkan email anda, nantinya data pendaftaran ini juga dikirim ke alamat email tersebut. Buatlah password yang sulit ditebak oleh orang lain, tetapi mudah untuk anda ingat.

Admin Account

Choose Language

Berikutnya anda bisa memilih bahasa yang dinginkan untuk web WordPress yang akan diinstall. Pilih saja bahasa “Indonesian”.

Select Plugin(s)

Untuk pilihan plugin anda boleh nyalakan ataupun tidak. Kami akan jelaskan sedikit fungsinya saja. Limit Login Attempts (Loginizer) adalah untuk membatasi jumlah percobaan login yang gagal. Ini untuk mengamankan WordPress dari serangan BruteForce atau orang yang mencoba mengakses halaman admin anda dengan menebak password secara acak.

Sedangkan classic editor adalah pilihan untuk menggunakan tampilan halaman admin seperti WordPress yang lama (klasik). Anda boleh memilihnya, karena sebagian pengguna WordPress juga lebih suka tampilan yang lama daripada tampilan baru (sistem blok) yang agak membingungkan bagi mereka.

Advanced Options

Bagian ini berisi pengaturan nama database, prefix database, pilihan upgrade otomatis dan lokasi backup. Database dan prefix nya biarkan apa adanya, ini hanya akan disimpan pada wp-config.php untuk menyambungkan ke database (MySQL).

Auto upgrade bisa dicentang, disinilah kemudahan WordPress untuk peningkatan versi yang tersedia. Saat kita tidak online pun WordPress bisa melakukan upgrade sendiri secara otomatis. Auto upgrade wordpress plugins dan themes fungsinya untuk update otomatis jika tersedia versi terbaru pada theme dan plugin yang akan anda aktifkan di WordPress nanti.

Sedangkan backup location merupakan tempat untuk menyimpan data konfigurasi pada halaman ini, sehingga jika suatu saat nanti anda melakukan migrasi atau pindah server hosting tidak perlu melakukan konfigurasi lagi, cukup mengimpor backup melalui menu import di softaculous.

Advanced Options

Select Theme

Di bagian terakhir anda bisa memilih salah satu theme yang anda sukai. Sebelum memilih anda juga bisa melihat tampilannya dengan mengklik demo. Banyak sekali theme yang tersedia, dari tampilan blogging klasik, magazine, templat corporate, bisnis, dsb. Semua theme yang cukup bagus ini gratis dan tinggal pakai.

Select Theme

Lanjutkan Install

Setelah menemukan theme yang disukai, langsung kita lanjutkan dengan mengklik install. Tunggu beberapa detik hingga proses selesai. Secara otomatis softaculous akan membuat basis data (database) sesuai konfigurasi tadi, kemudian menciptakan file wp-config.php dan menyiapkan akun untuk login.

Kesimpulan

Sampai di sini anda sudah berhasil mengikuti panduan instalasi WordPress menggunakan softaculous. Materi selanjutnya kita akan belajar melakukan pengembangan-pengambangan pada web yang telah kita buat. Sekarang coba tunjukkan alamat web yang sudah anda buat pada kolom komentar di bawah.

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Jejak

0 + 6 =
Data yang dikirimkan melalui formulir komentar ini dilindungi Kebijakan Privasi dan diatur Ketentuan Layanan kami.